Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 April 2011

Mahasiswa Korban Pencucian Otak

Pencucian


Kejadian pencucian Otak yang terjadi atas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang akhirnya dapat terbongkar,dan ini bukan merupakan kejadian pertama.Sebelum kasus ini dapat dibongkar,pada tahun sebelumnya juga pernah terjadi hal serupa di Kampus UMM,sasaran pencucian Otak yang dilakukan oleh Mahasiswa senior adalah mereka para mahasiswa baru yang masih polos dan belum terinfeksi dengan hal-hal yang extrim.

Dengan terbongkarnya kejadian ini,akhirnya seluruh kampus menginstruksikan kepada segenap mahasisiwa baru agar berhati-hati jangan mudah percaya dengan modus penipuan dan direkrut serta didoktrin tentang pemahaman Islam Radikal.
Kasus dugaan pencucian otak yang menimpa sembilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ternyata bukan kali pertama. Tahun 2008 silam, empat orang mahasiswa baru, juga menjadi korban.

Untungnya, sebelum keempat mahasiswa angkatan 2008 itu, terlalu jauh didoktrin para pelaku, pihak kampus sudah berhasil membongkarnya, dan memulihkan kondisi mental korban.

"Ada dulu tahun 2008, sama persis seperti sekarang. Artinya sasarannya mahasiswa baru," jelas Humas UMM Nasrulloh berbincang dengan wartawan selasa (19/4/2011) malam.

Dia menambahkan, dari keempat mahasiswa menjadi korban, satu menolak untuk kembali atau menjalani pemulihan yang dilakukan tim dari UMM.

Rektorat kemudian memberikan tindakan tegas, dengan mengembalikan mahasiswa itu kepada keluarga. "Iya satu kita kembalikan ke orang tua, karena menolak untuk ikut pemulihan, sedangkan tiganya masih belajar disini," bebernya.

Kejadian menimpa sembilan mahasiswa ini, lanjut Nasrulloh, kembali mengingatkan pihaknya, karena itu juga segera merespon, untuk memberikan pemulihan kepada korban yang berhasil diselamatkan.

Dia menerangkan, para pelaku kerap kali memanfaatkan para mahasiswa yang belum mengikuti Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK) dan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Yang biasanya diberikan kepada mahasiswa semester awal. Calon korban kemudian direkrut serta didoktrin tentang pemahaman ideologi Islam radikal.

"Mahasiswa masih baru, selalu menjadi sasarannya," tegasnya.

Kini UMM telah mengambil langkah sebagai antisipasi, hadirnya para pelaku untuk mencari calon korban di lingkungannya. Dengan memasang papan pengumuman, agar mahasiswanya berhati-hati terhadap modus penipuan.

Seperti diberitakan dari 10 mahasiswa di Kota Malang diduga kuat sudah menjadi korban pencucian otak, 9 diantaranya mahasiswa UMM.

Para korban itu diberikan pemahaman jika Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu kafir oleh dua pelaku yang disebut-sebut bernama Fikri alias Feri alias Dani asal Cilacap dan Adam alias Muhayyin dari Kabupaten Lampung.

Dari 9 mahasiwa UMM itu, hanya satu yang belum ditemukan keberadaannya hingga sekarang. Posisi Mahatir Rizki (19) masih misterius. Namun mendadak, mahasiswa semester II jurusan IT menghubungi keluarganya yang tinggal di tempat asalnya, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/4/2011) malam.

Ia mengabarkan dirinya baik-baik dan sudah hidup dengan tenang tanpa menyebut lokasi tinggalnya. Rizki juga menolak permintaan orangtuanya agar kembali ke bangku kuliah.

Senin, 18 April 2011

Bom Masjid Di Cirebon Adalah Orang 'KAFIR'

Umat Islam DiTeror,Kafir Bom Umat Islam Dalam Masjid

Kejadian Bom bunuh diri yang terjadi di Cirebon membuat beberapa tokoh nasional memberikan pandangan dan opini tentang musibah tersebut,salah satu tokoh nasional yang dengan keras menyebutkan bahwa Pembom bunuh diri itu ialah orang kafir yang disewa untuk tujuan memprofokasi atau mengganggu umat Islam adalah kKetua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin.

Din Syamsudin mengatakan tidak mungkin ada orang Islam yang melakukan Bom Bunuh diri didalam Masjid kalau bukan orang kafir yang sudah disewa untuk keperluan tertentu.Kejadian ini sangat berbahaya jika pemerintah tidak dapat menangkap Otak dibalik serangan Bom bunuh diri itu.Lebih lanjut Din Mengatakan,ada Indikasi dari kejadian itu untuk menakuti Umat Islam agar tidak berani melakukan Sholat berjamah di Masjid lagi.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin menyebut pelaku bom bunuh diri di masjid Mapolresta Cirebon sebagai seorang kafir bayaran. Hal ini karena di dalam Islam tidak dibenarkan bunuh diri dengan alasan apa pun. Menurut Din, jika ditilik dari tingkah laku yang over acting, tidak tertutup kemungkinan pelaku bom bunuh diri itu adalah orang yang sengaja disusupkan ke dalam masjid. Sehingga ada motif-motif lain yang sengaja dihembuskan agar umat Islam takut salat berjamaah di masjid.

"Saya tidak habis pikir, kok ada seorang muslim mau bunuh diri di masjid waktu salat berjamaah. Dampaknya, umat Islam menjadi takut salat berjamaah di masjid. Kami mengecam keras tindakan orang yang tidak berketuhanan dan berperikemanusiaan," tandas Din Syamsudin.

Karena itu, pihaknya mendesak agar kepolisian mengusut tuntas pelaku dan aktor bom bunuh diri tersebut. Menurutnya, ada beberapa faktor ideologis bahwa mereka telah menjalankan ajaran agama dan akan mendapatkan surga. Namun tindakan tersebut tidak menutup kemungkinan dilandasi motif-motif lain.
"Ini menjadi tugas pemerintah untuk melindungi warga negaranya. Intelijen harus berfungsi betul untuk mendeteksi segala kemungkinan. Aparat jangan melihat dengan kaca mata kuda bahwa seolah-olah pelakunya memiliki ideologi tertentu. Harus dilihat kemungkinan ada pihak lain yang memanfaatkan situasi," tegasnya.

Kerusuhan Paska Pemilu Nigeria

Kerusuhan Nigeria,Konflik Nigeria


Kerusuhan yang terjadi di Nigeria akhir-akhir  ini menyisakan sesuatu yang memilukan,Pemicu terjadinya kerusuhan setelah hasil Pemilu menyatakan bahwa Presiden Goodluck Jonathan kembali memenangkan Pemilu Presiden.Aksi ini terpicu Oleh kekecewaan Kelompok Oposisi atas hasil Pemilu.
Sementara selama kerusuhan berlangsung,Dua Warga Negara Indonesia terjebak dalam kerusuhan meski sempat tidak terdengar kabar namun setelah Pasukan Pemerintah Nigeria terjun mengamankan kerusuhan akhirnya kedua WNI itu bisa dibebaskan dari pertikaian yang terjadi.
Setelah pemilu, kerusuhan pecah di sejumlah kota di Nigeria. Rumah wakil presiden Nigeria, Namadi Sambo, hangus terbakar karena amukan massa.
Para perusuh beraksi di kota Zaria sejak Senin (18/4/2011) siang. Tidak hanya membakar rumah wapres Sambo, mereka juga merusak penjara dan membebaskan para napi.
Aksi ini dipicu atas kekecewaan kelompok oposisi karena hasil pemilu menunjukkan presiden Goodluck Jonathan dinyatakan sebagai pemenang. Kericuhan muncul di beberapa kota bagian utara Nigeria.
"Massa mengamuk di sini," kata seorang warga Mahmud Zaria. "Para pendemo membaka rumah wakil presiden dan istana pangeran lalu merembet ke penjara dan membebaskan para napi," sambungnya seperti dikutip AFP.
Beberapa penduduk lain juga mengatakan hal senada. Dari laporan sejumlah kantor berita dan tayangan televisi, rumah Sambo terlihat hangus.
Nigeria menggelar Pemilu pada Sabtu pekan lalu. Goodluck Jonathan memperoleh suara minimal yang dibutukan untuk menang di sekitar 24 negara bagian dan unggul dua kali lipat dibandingkan saingannya terdekatnya Jenderal Muhammadu Buhari.
Jonathan akan menjadi presiden pertama Nigeria yang berasal dari wilayah penghasil minyak Niger Delta. Politisi Kristen ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden sebelum diangkat menjadi presiden pada tahun lalu, menyusul kematian Presiden Umaru YarAdua.